Cegah Kecanduan Gadget, Satgas TMMD ajak Remaja Boncah Mahang main 'Patok Lele'

JOURNALISTONDUTY.COM, BATHIN SOLAPAN – Cegah kecanduan gaming gadget atau permainan elektronik online pada applikasi smartphone, satgas TMMD ke-118 wilayah Kodim 0303 Bengkalis, Serda M. Afdal dan Prada Jodi ajak anak-anak di lingkungan desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan lestarikan aneka permainan tradisional, Sabtu (23/9).

Benar saja, kedua prajurit TNI AD tersebut nampak mengajak anak-anak dan remaja yang ada bermain Patok Lele, sebuah permainan tradisional asal Sumatera Barat. Selain menumbuhkan sisi kreatifitas dan ketangkasan, permainan tradisional ini juga membuat tubuh aktif bergerak seperti lari bahkan melompat.

Selain lebih riang gembira, permainan tradisional tersebut juga buat tubuh lebih sehat dan bugar. Aksi itu ternyata sukses alihkan perhatian anak dan remaja disana, dari semula fokus pada layar gadget kini ikut bermain patok lele dan tertawa terbahak-bahak saking asyiknya.

“Tadi kita main game di Hp om, tapi diajak main patok lele. Seru, lucu dan lebih rame jadinya. Apalagi mainnya sama abang-abang Tentara, jadi lebih menantang om,” kata M. Abdi, salah seorang remaja yang ikut memainkan permainan berbahan dasar potongan kayu yang dicongkel dari cekungan tanah yang melambung tinggi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Serda M. Afdal mengaku berinisiatif demikian agar anak-anak dan remaja yang ada bisa lebih menumbuhkan sisi kreatif, ketangkasan, kepedulian dan interaksi nyata dengan teman sebayanya, bukan malah asyik mengoperasikan perangkat telepon selular untuk bermain game online.

Selain untuk melestarikan, aksi itu dianggapnya lebih baik, karena secara langsung menumbuhkan kepekaan antar sesama teman. “Yang kita harapkan mereka bisa berinteraksi secara langsung, bukan lewat dunia maya. Jadi, mereka bisa lebih kompak dan bahagia mengisi masa kecilnya. Kita harap dengan ini, mereka bisa memiliki bekal yang mumpuni untuk dibawa ke masa depannya. Seraya itu, kita juga harus melestarikan permainan tradisional yang ada agar tetap terjaga dan bisa diwariskan pada generasi selanjutnya sebagai bukti peradaban masyarakat yang maju dan tak melupakan sejarah di masa lampau,” ungkap Serda Afdal. (Flx)

Baca Juga :