Tim Wasev Mabesad Tinjau Pelaksanaan TMMD di wilayah Kodim 0303 Bengkalis

JOURNALISTONDUTY.COM, BATHIN SOLAPAN – Guna memastikan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 di wilayah Kodim 0303 Bengkalis – Riau berjalan sesuai harapan, tim Pengawasan dan Evaluasi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Wasev Mabesad) berkunjung ke kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Sabtu (30/9).

Dipimpin Irsus Itjenad Brigjend. TNI. Muhammad Bakri, tim wasev tiba di Posko TMMD didampingi Danrem 031/Wira Bima Brigjend. TNI. Dany Rakca, Kasiter Kasrem 031/WB Kolonel Inf. Hipni Maulana Farhan dan Pabanda Pelaksana Wasev Bhakti TNI Spaban V/Bhakti TNI Sterad Mayor Czi. Yoghi Ermawan. Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Dandim 0303 Bengkalis Letkol. Arh. Irvan Nurdin didampingi Kasdim 0303 Mayor Arh. Sudiyono, Danrami jajaran serta unsur Forkopimda seperti Bupati Bengkalis diwakili Asisten II Toharudin, Kajari Bengkalis diwakili Kasi Intelijen Herdianto, Kadis Perkimtan Bengkalis Supardi didampingi Kabid PSU Perkimtan Imran dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Dandim Bengkalis paparkan progres TMMD yang terus digesa oleh seluruh anggota satuan tugas mulai dari pembuatan dua unit box culvert guna mencegah banjir di jalan Sejahtera dan Nasir Syaban – desa Sebangar, peningkatan dan pengerasan jalan Sejahtera serta jalan Lestari, program tambahan fisik berupa bedah rumah tidak layak huni (RTLH) serta seluruh program sasaran non-fisik lainnya yang sampai saat ini masih terus berjalan.

“Meski belum terlaksana 100 persen, kami terus berjibaku agar program TMMD ke-118 tahun anggaran 2023 ini dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya,” kata Letkol Irvan Nurdin.

“Dalam kurun waktu hingga 19 Oktober mendatang, seluruh kegiatan baik fisik maupun non-fisik bakal kita sempurnakan agar hasilnya benar-benar dapat memberi manfaat bagi masyarakat, serta dapat dipergunakan untuk membantu akses perlintasan masyarakat tanpa harus takut terjebak banjir dan jalan rusak, memudahkan masyarakat memasarkan hasil kebun untuk mengangkat taraf ekonominya, memudahkan akses anak-anak menuju sekolah serta segudang manfaat lainnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, tim wasev Brigjend. Bakri turut menyampaikan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa atau yang disingkat TMMD merupakan program nasional yang dilaksanakan oleh TNI secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian atau Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Pemda serta seluruh komponen masyarakat.

Kegiatan yang dulunya disebut dalam istilah Abri Masuk Desa (AMD) ini dilaksanakan secara serentak dan berskala nasional di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah dan meningkatkan kesejahteraan serta taraf perekonomian masyarakat sampai ke pelosok desa terpencil sekalipun.

TMMD dilaksanakan melalui kegiatan sasaran fisik maupun non fisik guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal, miskin, terisolasi atau terpencil, daerah perbatasan atau pulau-pulau terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena akibat bencana.

“Contoh kegiatan sasaran fisik dilaksanakan diantaranya yaitu peningkatan kualitas jalan, pembangunan tempat ibadah, pembuatan jembatan, pembuatan irigasi atau titik sumber air, rehab sekolah, pembuatan sanitasi, pembuatan talud dan pembuatan poskamling. Sasaran kedua TMMD adalah sasaran Non Fisik. Beberapa contoh kegiatan sasaran non fisik diantaranya yaitu penyuluhan yang disesuaikan dengan tipologi di wilayah seperti penyuluhan pertanian, perkebunan, kesehatan, penyuluhan tentang bahaya narkoba, hukum, penyuluhan wawasan kebangsaaan dan bela negara, pemutaran film kebangsaan, pelayanan kesehatan, penurunan angka stunting, kegiatan donor darah, perpustakaan keliling, sunatan massal serta pembagian sembako dalam rangka membantu mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat,” kata Brigjend. Muhammad Bakri.

Ditegaskannya, selain untuk membantu percepatan pembangunan di daerah , TMMD juga digesa untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat serta sebagai sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI – Rakyat. Program TMMD dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di lokasi sasaran TMMD dengan melibatkan semua unsur-unsur yang terkait, dimulai dari tingkat Desa/Kelurahan sampai dengan tingkat Kabupaten/Kota.

“Selanjutnya kami mengajak mari kita semua bersama-sama untuk meningkatkan kepedulian dalam memelihara dan merawat hasil dari TMMD sehingga dapat memiliki masa pakai yang panjang untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat ke arah yang lebih baik, maju, sejahtera dan mandiri. Saya dan tim wasev mewakili pimpinan TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bupati beserta unsur pemerintah daerah dan komponen masyarakat atas kerjasama dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD ke-118 di wilayah Kodim 0303 Bengkalis ini,” tuturnya.

Usai acara di Posko TMMD, seluruh rombongan dan tamu undangan bergegas meninjau berbagai sasaran fisik di beberapa tempat, seperti sasaran bedah RTLH, box culvert, peningkatan jalan serta kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bahaya Narkoba di SMK Negeri 3 Mandau, Desa Sebangar. (Bres)

Baca Juga :